AGRAPANA NAGARI adalah sebuah pergelaran kolosal yang dipersembahkan dalam rangka Milad 29 Tahun Sanggar Bina Seni Tari Raksa Budaya. Selain untuk mengenang sejarah kelahirannya juga untuk memberi ruang ekspresi bagi generasi penerusnya yang berkiprah pada saat ini.
Gagasan lahirnya karya ini merupakan sebuah upaya nyata dari Raksa Budaya untuk senantiasa secara kontinue mencintai, melestarikan dan mengembangkan keragaman seni Nusantara, serta diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada seluruh elemen masyarakat yang berkesempatan menyaksikannya.Dalam Pertunjukan ini, sanggar Raksa Budaya selain bekerja sama dengan Teater Nol Banten, Gema Khatulistiwa, SMKN 1 Negeri Kota Serang, Dapur Teater Banten, Rumah Dunia, Teater Rahim, PKK Kota Serang, DWP Kota Serang, juga turut menghadirkan Tokoh Masyarakat, seperti H.Embay Mulya Syarief, dan para Birokrat di Kota Serang maupun Provinsi Banten.Adapun penggarapannya diberikan peranan lebih kepada para penata muda sebagai sebuah upaya melahirkan regenerasi, yang mampu memberikan warna baru dalam menyampaikan pesan budaya serta mendorong kreatifitas dalam berkarya.Kegiatan Pergelaran Kolosal “AGRAPANA NAGARI” dipersembahkan untuk mengusung kegiatan Gebyar Wisata dan Budaya Kota Serang, sebuah kegiatan Non APBD dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Serang bekerja sama dengan Ratu Hotel Bidakara. Acara Gebyar Wisata dan Budaya Kota Serang ini digagas oleh Kadisporapar Kota Serang Dudung Budipriatna, yang diharapkan menjadi sebuah event tahunan di Kota Serang.Acara ini pun mendapat dukungan dan perhatian dari Bapak Walikota Serang serta dari berbagai pihak seperti, Donatur pemerhati budaya, Sponsor, dan Media Partner seperti BARAYA TV, Kabar Banten, Radar Banten,dan BARAYA Post.Makna dari AGRAPANA NAGARI merupakan sumber utama kehidupan Negeri. Melalui spirit semangat berkarya dan pengabdian dalam seni budaya untuk memelihara warisan leluhur diharapkan menginspirasi semua unsur elemen masyarakat untuk kembali meningkatkan rasa kebangsaan atau Nasionalisme dan menjadikan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya slogan semata namun makna berbeda-beda tetap satu juga sebagai bukti nyata.
RATU HOTEL BIDAKARA SERANG, 27 MARET 2015





Tidak ada komentar:
Posting Komentar